Home > bahan renungan, Daily, Materi Ringan > Kebutaan Sudut Pandang

Kebutaan Sudut Pandang

Kita tidak asing dengan cerita hikmah tentang sekelompok orang buta yang diminta mengobservasi bentuk gajah dengan sentuhan tangannya. satu orang mengatakan bahwa gajah berbentuk seperti tali, yang lain berbentuk seperti tiang bulat, ada yang pipih, dan lainnya bersesuaian dengan apa yang mereka sentuh. Dan bukan tidak mungkin sekelompok orang buta itu “ngotot” dirinya lah yang benar. Yang memegang telinga gajah pun “ngotot”, yang memegang perut gajah pun “ngotot”, semuanya ngotot..!

Seperti itulah kebutaan. Kebutaan menjadi satu sebab kehilangan pengetahuan yang sederhana namun fakta. dan bayangkan andai yang buta adalah nurani, hati, bukan mata. Buta hati dapat menghalangi kebenaran-kebenaran yang tampak jelas di depan mata. Buta hati akan membuat pengidapnya memaksa bahwa sudut pandangnya lah yang paling benar, padahal tidak ada firman tentangnya. sekumpulan pengidap buta hati tak akan mampu atau mau mengungkap “bentuk gajah” yang sebenarnya.

Namun, seberapapun banyaknya orang buta yang meributkan gajah, tetap tidak akan merubah kebenaran bahwa gajah adalah hewan dengan kaki empat, gading, dan dengan belalai panjang

————————————————————–
mengerikan memang soalan sudut pandang ini…
Selat Malaka, 20 Agustus 2013

About these ads
Categories: bahan renungan, Daily, Materi Ringan Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 91 other followers

%d bloggers like this: